Anji Akhirnya Meminta Maaf Atas Kontroversi Obat Corona

Belakangan ini, ramai jadi buah bibir Netizen video kontroversial Anji bersama dengan Hadi Pranoto terkait Obat Virus Corona.

Pertama-tama anji mengunggah foto pose dirinya dengan beberapa orang yang di lokasi di gunung Puntang. Diketahui, orang-orang tersebut adalah Dr. Tirta, Dr Widi Hadian dan Dr. Fajri Addai

Dalam caption unggahan tersebut, mantan vokalis Drive ini mengaku menerima nasihat dari kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo melalui Dr Tirta.

“Hari ini saya bertemu dengan @dr.tirta , @dr.widihadian & @dr.fajriaddai . Dr. Tirta membawa nasihat untuk saya dari Kepala BNPB, Pak Doni Monardo, tentang hal yang terjadi beberapa hari belakangan.”

“Sementara Dr. Widi dan Dr. Fajri sharing mengenai jurnal ilmiah, tentang tahapan sebuah temuan bisa menjadi obat,” tulis Anji.

Anji pun menjelaskan bahwa pertemuannya dengan Dr Tirta di Gunung Puntang memang dilakukan karena rencana bersih-bersih di kawasan wisata tersebut bersama dengan komunitas pecinta alam.

Meski demikian, pada saat yang bersamaan juga mengucapkan permintaan maaf atas kegaduhan yang terjadi beberapa hari belakangan terkait video kontroversialnya itu.

“Saya mengajak Tirta untuk diskusi di Gunung Puntang, karena saya sedang ada acara Bebersih Puntang bersama komunitas Pecinta Alam. Acaranya sendiri sudah direncanakan sejak jauh hari,”

“Maaf atas kegaduhan yg terjadi. Hasil pertemuan akan segera saya post,” ungkap Anji.

Dr. Tirta sendiri ikut berkomentar pada postingan tersebut, meminta Anji untuk menjaga kesehatan. Dia juga antusias mengajak sang musisi untuk menyuksesakan pariwisata di tanah air setelah Pandemi Covid-19.

“Hati2 dan tetap sehat selalu mas. Mari kita sukseskan pariwisata after pandemi corona,” ungkap dokter Tirta.

Adapun, karena video kontroversial tersebut, Anji dan Hadi Pranoto dipolisikan oleh Ketua Cyber Indonesia, Muannas Alaidid. Laporannya sendiri berdasarkan dugaan penyebaran berita hoax.

Anji belum memberikan klarifikasi mengenai hal tersebut, hanya saja dia menegaskan bahwa sebenarnya bermaksud baik tentang hal ini.

“Maksudnya ingin mengabarkan kebaikan, namun malah menjadi sebuah kejelekan,” tulis Anji terkait dengan kabar dirinya dipolisikan.